Implementasi Program Literasi Ergonomi

PURWOKERTO – Pentingnya pemahaman mengenai kesehatan dan keselamatan kerja tidak hanya dominasi dunia industri, tetapi perlu diperkenalkan sejak bangku sekolah. Hal ini mendasari Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) yang diketuai oleh Risky Haryanto, S.T., M.Sc., menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Peningkatan Literasi Ergonomi bagi Siswa SMA melalui Sosialisasi dan Diskusi Interaktif” di SMA Negeri 2 Purwokerto.

Kegiatan yang berlangsung secara maraton selama empat hari, mulai tanggal 11 hingga 14 November 2025 ini, menyasar siswa-siswi kelas 12, khususnya dari peminatan Biologi. Pemilihan target peserta ini dinilai strategis mengingat kedekatan materi ergonomi dengan prinsip-prinsip biologi tubuh manusia.

Ketua Tim Pengmas, Risky Haryanto, S.T., M.Sc., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membuka wawasan siswa bahwa Teknik Industri memiliki cakupan yang luas, termasuk Human Factor Engineering atau Ergonomi yang sangat kental dengan aspek anatomi dan fisiologi tubuh manusia.

“Kami ingin para siswa/i SMA bisa memahami bahwa ergonomi bukan sekadar teori, tapi tentang bagaimana mereka berinteraksi dengan lingkungan belajarnya. Kami juga berharap dengan memperkenalkan Ergonomi sebagai salah satu peminatan Teknik Industri, para siswa dapat memahami bahwa Teknik Industri tidak hanya fokus bagaimana mengubah bahan baku menjadi suatu produk menjadi siap dipasarkan, tetapi juga peduli pada orang-orang yang terlibat di dalamnya,” ujar Risky di sela-sela kegiatan.

Kedatangan tim Pengmas ini disambut hangat oleh pihak sekolah yang diwakili oleh Bapak Pandu Kusumanggoro. Pandu mengapresiasi inisiatif Risky Haryanto dan tim yang telah memilih SMAN 2 Purwokerto sebagai mitra.

“Semoga dengan adanya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat menjadi sarana memperkuat hubungan kerja sama antara SMA Negeri 2 Purwokerto dan Telkom University Purwokerto,” ungkap Pandu Kusumanggoro, Selasa (11/11).

Selama empat hari kegiatan, para siswa diajak berdiskusi interaktif. Materi tidak hanya sebatas teori postur tubuh, namun dikaitkan dengan bagaimana seorang Industrial Engineer merancang kursi, meja, hingga lingkungan kerja yang nyaman berdasarkan keterbatasan dan kemampuan tubuh manusia. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai kaitan antara kelelahan fisik (fisiologi) dengan desain alat kerja.

Dengan berakhirnya kegiatan ini pada 14 November 2025, Risky Haryanto berharap literasi Teknik Industri melalui pengenalan ergonomi dapat menjadi budaya baru di kalangan pelajar, sehingga tercipta generasi muda yang lebih sadar akan kesehatan dan produktivitas kerja.

 

 

Related Post

Bridging Technology for Humanity
Jl. D.I Panjaitan No. 128 Purwokerto 53147, Jawa Tengah – Indonesia

Telp : 0281-641629

WA  : 0812-2831-9222

Email : info@ittelkom-pwt.ac.id

Website Official : ittelkom-pwt.ac.id

Website PMB : pmb.ittelkom-pwt.ac.id

Negara : Indonesia

Telp

WA

Email

Website Official

Website PMB

Negara

Fakultas Teknik Telekomunikasi dan Elektro (FTTE)

Fakultas Informatika (FIF)

Fakultas Rekayasa Industri dan Desain (FRID)

Bridging Technology for Humanity
Jl. D.I Panjaitan No. 128 Purwokerto 53147, Jawa Tengah – Indonesia

Telp

WA

Email

Website Official

Website PMB

Negara

Fakultas Teknik Telekomunikasi dan Elektro (FTTE)

Fakultas Informatika (FIF)

Fakultas Rekayasa Industri dan Desain (FRID)

Copyright ©2024 All Rights Reserved By PMB Institut Teknologi Telkom Purwokerto