





PURWOKERTO, Jawa Tengah — Sebanyak 310 pelajar terpilih dari 1.447 pendaftar dan 92 sekolah mengikuti Central Java Student Leader Summit (CJSLS) 2026 di Aula Rahmat Effendi, Telkom University Purwokerto, Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda melalui rangkaian program edukatif dan inspiratif.
Mengusung tema kepemimpinan di era global, CJSLS 2026 menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari seminar, trial class, expo 14 program studi, campus tour, hingga mini concert dan pembagian doorprize. Seluruh rangkaian dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengenal dunia perkuliahan sekaligus mengasah soft skills kepemimpinan.
Salah satu sesi yang menjadi sorotan adalah pemaparan dari Sadam Permana yang membahas pentingnya keseimbangan kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) bagi generasi Z. Materi tersebut memberikan perspektif baru bagi peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.Pada kegiatan expo, Program Studi Teknik Industri Telkom University Purwokerto turut membuka stand untuk memperkenalkan bidang keilmuan Teknik Industri kepada para peserta. Melalui berbagai media interaktif, tim dari Teknik Industri memberikan pemahaman bahwa disiplin ini berfokus pada perancangan, pengembangan, dan peningkatan sistem terintegrasi agar menjadi lebih efektif dan efisien.
Perwakilan stand Teknik Industri menjelaskan bahwa keahlian di bidang ini tidak hanya berkaitan dengan industri manufaktur, tetapi juga mencakup berbagai sektor, termasuk jasa, teknologi, hingga sistem organisasi.
“Teknik Industri itu tentang bagaimana membuat sistem yang ada di dunia menjadi lebih baik melalui pendekatan ilmiah dan teknik,”
Melalui keikutsertaan dalam CJSLS 2026, Program Studi Teknik Industri berharap dapat memberikan wawasan awal kepada siswa mengenai peluang karier serta peran strategis lulusan Teknik Industri di masa depan. CJSLS 2026 menjadi bagian dari komitmen Telkom University Purwokerto dalam mencetak generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berintegritas, sekaligus mempersiapkan mereka untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
