Program Studi S1 Teknik Industri Telkom University Purwokerto kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan menengah di wilayah Kabupaten Banyumas melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Peningkatan Literasi Konsep Teknik Industri Melalui Simulasi Beer Game dan Gamifikasi Pembelajaran pada Siswa SMA”. Kegiatan yang berlangsung sukses pada hari Jumat, 24 Juli 2026 ini bertempat di SMA Bruderan Purwokerto dan diikuti oleh 80 siswa kelas 12 . Melalui rangkaian acara yang interaktif dan penuh antusiasme, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat literasi rekayasa dan teknologi di tingkat sekolah menengah sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap studi dan karier di bidang Teknik Industri. Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman para pelajar sekolah menengah terhadap konsep dasar serta ruang lingkup keilmuan Teknik Industri yang sering kali disalahartikan sebatas aktivitas produksi di pabrik atau manufaktur semata. Padahal, disiplin ilmu Industrial and Systems Engineering (ISE) memiliki peran mendasar dalam merancang, mengelola, dan mengoptimalkan sistem terintegrasi yang melibatkan interaksi harmonis antara manusia, material, mesin, energi, hingga aliran data. Oleh karena itu, tim pelaksana pengmas memberikan gambaran komprehensif kepada peserta bahwa prinsip-prinsip efisiensi, perencanaan, dan optimasi yang dipelajari dalam Teknik Industri sangat aplikatif di berbagai sektor kehidupan nyata modern, mulai dari manajemen rantai pasok, industri jasa, layanan kesehatan, hingga tata kelola bisnis dan UMKM lokal. Sebagai inti dari program edukasi ini, tim pengmas menghadirkan metode pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi menggunakan simulasi Beer Game, sebuah alat peraga dinamika sistem rantai pasok yang dikembangkan oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT). Dalam simulasi tersebut, para siswa dibagi ke dalam beberapa tim dan diajak untuk memainkan peran penting dalam rantai pasokan industri, yaitu sebagai Retailer (Pengecer), Wholesaler (Grosir), Distributor, dan Factory (Pabrik). Melalui mekanisme permainan yang kompetitif dan menyenangkan, para peserta secara langsung mengalami tantangan nyata dalam pengambilan keputusan bisnis, dampak dari keterlambatan alur informasi, serta timbulnya fenomena Bullwhip Effect atau penumpukan inventaris akibat ketidakpastian permintaan pasar. Antusiasme peserta tercermin jelas dari hasil evaluasi dan umpan balik kegiatan, di mana seluruh peserta memberikan respon yang sangat positif dengan 80 persen siswa menyatakan Sangat Setuju dan 20 persen menyatakan Setuju bahwa materi yang disajikan sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain meningkatkan pemahaman teoretis mengenai manajemen rantai pasokan dan literasi teknologi, kegiatan ini secara efektif melatih berbagai keterampilan esensial (soft skills) siswa seperti kemampuan berpikir sistemik dan analitis, komunikasi lintas fungsi, kerja sama tim, serta pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making). Kegiatan yang dipimpin oleh Ade Yanyan Ramdhani, S.T., M.T. bersama tim dosen dan mahasiswa S1 Teknik Industri ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara Telkom University dan SMA Bruderan Purwokerto dalam mencetak generasi muda yang kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan di era Industri 4.0 serta Society 5.0.
